PonPes Qur'an-Hadits

Al-Halimatul 'Afifah, Cikulur-Banten

PROFIL

PONDOK PESANTREN DARUT TAHFIDZ

“AL-HALIMATUL ‘AFIFAH”

A. Muqaddimah

Satu dari sekian program pemerintah dalam bidang pendidikan yang sekarang sedang digalakkan adalah pendidikan wajib belajar sembilan tahun. Dalam pendidikan formal, jika dicermati pada mata pelajaran agama Islam, akan terlihat bahwasanya jam mata pelajaran agama diberikan waktu yang sangat sedikit. Hal ini menyebabkan tidak efektifnya pendidikan pembinaan rohani Islam. Padahal pembinaan rohani Islam adalah benteng pertama yang harus diperkokoh dalam pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas baik.

Generasi muda adalah sekelompok golongan yang perlu menjadi perhatian khusus dari berbagai kalangan. Perhatian khusus tersebut perlu ditangani secara serius dan sistematis agar menghasilkan generasi yang berkualitas dan berdedikasi tinggi terhadap agama dan negaranya.

            Karena itu, kebutuhan akan lembaga atau yayasan yang secara spesifik untuk mengurus para generasi muda sangatlah diperlukan. Dalam rangka memenuhi tujuan dimaksud, kami akan mendirikan Pondok Pesantren yang akan diberi nama Pondok Pesantren Darut Tahfidz “al-Halimatul ‘Afifah” yang dirancang untuk membina dan mendidik para santri dalam bidang Hafalan al-Qur'an dan al-Hadits serta membekali mereka dengan keterampilan kerja yang sesuai dengan tuntutan zaman agar kelak mereka bisa berpartisipasi dalam dunia kerja atau berwirausaha demi membantu program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran kerja. 

            Dengan demikian, Pondok Pesantren Darut Tahfidz “al-Halimatul ‘Afifah” didirikan bukan hanya sekedar membina dan mendidik dalam menghafal al-Qur'an dan al-Hadits, tetapi juga mereka diberi keterampilan kerja agar kelak bisa mandiri.

 

B. Latar Belakang Pendirian

           Daerah Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten adalah daerah perkampungan yang padat penduduknya, namun masih kurang akan lembaga pendidikan yang bersifat keislaman atau yang lebih akrab disebut Pondok Pesantren modern. Dimana di Pondok Pesantren ini, para murid diwajibkan tinggal di asrama untuk bisa menimba ilmu secara intensif.

Melihat fenomena tersebut, kami tergerak hati untuk mendirikan lembaga pendidikan agama non formal atau Pesantren yang kedepannya Insyaallah akan didirikan pula lembaga yang bersifat formal umum yang berbasis Agama Islam, dari jenjang TK IT (Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu) sampai SMA Islam Terpadu atau SMK Islam Terpadu dan Perguruan Tinggi (Pendirian Perguruan Tinggi ini mengingat sangat jauhnya letak kampus yang berada perkotaan. Sehingga masyarakat merasa diberatkan oleh biaya transportasi bagi anaknya yang hendak kuliah).    

                Pendirian Pondok Pesantren ini bertujuan memberikan sarana dan prasarana kepada generasi muda untuk menimba ilmu agama yang berciri khas menghafal al-Qur'an dan al-Hadits tanpa menyampingkan pendidikan yang bersifat umum atau keahlian dalam dunia kerja.

Para santri yang telah lulus dari Pesantren, diharapkan bisa menjadi generasi muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Islam ketika mereka terjun kemasyarakat

 

C. Visi dan Misi

I. Visi

"Membentuk kader-kader Muslim Qur'ani yang siap berpartisipasi dalam era globalisasi"

II. Misi

Sebagai sebuah Pondok Pesantren yang akan melahirkan pribadi-pribadi Muslim yang Qur'ani, berkarakter serta berjiwa kemandirian, maka misi Pondok Pesantren Darut Tahfidz al-Qur’an dan al-Hadits al-Halimatul ‘Afifah dituangkan dalam beberapa misi sebagai berikut:

1.   Mendidik para santri agar mereka menghafal al-Qur'an dan al-Hadits.

2.   Menanamkan nilai-nilai keislaman yang kokoh berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah

3.    Mencetak juru da'wah (Da'i) yang berwawasan agama dan umum

4.   Membentuk pribadi Muslim yang berakhlakul karimah, mandiri, terampil dan   berjiwa sosial

5.   Menjadi pemimpin yang istiqomah dalam menjalankan amanahnya

 

D. Nama dan Lokasi Pesantren

Pesantren ini diberi Nama "Pesantren Darut Tahfidz "al-Halimatul ‘Afifah", Yang berlokasi di Jalan Sampay Cileles Km 7, Kampung Tegal, Rt. 07/02. Desa Curug Panjang, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

    

E. Program Kerja

1. Program Pembinaan dan Pendidikan

  1. Memberikan dasar-dasar Bahasa Arab dan Inggris
  2. Memberikan dasar-dasar ilmu nahwu dan sharaf  (tata bahasa Arab)
  3. Menyelenggarakan pendidikan pesantren dengan pola terpadu (Islamic boarding school system)
  4. Menghafal al-Qur'an (Program hafal al-Qur’an surat pilihan dan program hafal 30 juz)
  5. Menghafal Hadits (Kitab Hadits Arbain Nawawi, Kitab Bulughul Maram, Kitab Riyadush Shalihin, dan Kitab Hadits lainnya)
  6. Penguasaan Bahasa Arab
  7. Penguasaan Bahasa Inggris
  8. Melatih siswa membaca kitab kuning

2. Program Pengembangan

  1. Memberikan pelatihan khutbah atau ceramah-ceramah yang efektif
  2. Memberikan Ketrampilan berupa: Peternakan, Perikanan, Perkebunan, Komputer, Kepegawaian, Manajemen, kepariwisataan, perhotelan dan lain sebagainya yang  sesuai dengan kebutuhan atau tuntutan zaman dan lingkungan

3. Program jangka panjang setelah pesantren berdiri dan berjalan

  1. Menyelenggarakan Koperasi Simpan Pinjam Syari’ah
  2. Swalayan atau Minimarket
  3. Pusat kajian al-Qur'an dan Al-Hadits
  4. Tour Wisata Ruhani Keluarga dengan konsep Pesantren Kilat
  5. Pengembangan Pertanian dan Perikanan
  6. Dan lain sebagainya

 

F. Kebutuhan Pesantren

Kebutuhan Jangka Pendek

                Untuk tahap awal, pondok pesantren saat ini membutuhkan biaya pembangunan gedung asrama diatas lahan yang sudah diwakafkan. Gedung asrama ini rencananya akan dibangun dua lantai. Lantai satu digunakan untuk tinggal dan belajar santri putri serta lantai dua digunakan untuk tempat tinggal dan belajar santri putra. Kedepannya, santri putra dan putri gedungnya akan dipisah, demi kenyamanan dalam proses belajar mangajar.

Kebutuhan Jangka Panjang

                Setelah gedung selesai dibangun, pesantren akan memprioritaskan membeli lahan tanah untuk dipergunakan :

1. Pembangunan asrama santri untuk memisahkan tempat tinggal santri putra dan putri serta rumah tinggal untuk para ustadz atau guru dan asrama lainnya untuk kepentingan pondok pesantren.

2. Kelas belajar santri

3. Sarana olah raga

4. Laboratorium bahasa, pertanian dan perikanan

5. Pembuatan kolam perikanan yang nantinya dipergunakan untuk sarana latihan santri dalam bidang perikanan. Sehingga mereka ketika lulus dari pesantren dan pulang kedesanya bisa membuka perikanan tanpa harus tergantung mencari pekerjaan diinstansi pemerintahan atau instansi lainnya yang saat ini sudah tidak bisa menampung tenaga kerja.

6. Pembuatan lahan pertanian yang nantinya digunakan bagi santri yang berkeinginan menjadi petani yang memiliki ilmu pertanian sehingga hasil panennya bisa meningkat. Hasil dari pertanian dan perikanan yang dikelola santri akan digunakan untuk biaya operasional pesantren dan  biaya pendidikan serta makan santri yang kurang mampu.

7. Sarana rekreasi ibadah bagi keluarga

8. Sarana usaha minimarket dan koperasi simpan pinjam

9.  Gedung kajian keagamaan

10. Dan lainnya

 

G. Sumber Dana

            Sumber dana Yayasan Pesantren Darut Tahfidz "al-Halimatul ‘Afifah" diperoleh dari :

1.    Iuran santri (khusus bagi santri yang kurang mampu dan anak yatim piatu akan dicarikan orang tua asuh atau dari dana yayasan pesantren “al-Halimatul ‘afifah” )   
2.    Sumbangan dari para Donatur
3.    Hasil usaha Yayasan atau Waqaf yang produktif

4.    Wakaf, Zakat, Infaq dan Sedekah

5.    Bantuan lain yang halal serta tidak mengikat

 

H. Estimasi Dana

   Terlampir

 

I. Foto-Foto Pembangunan

   Terlampir

 

J. Website Pesantren

 

K. Struktur Kepengurusan Yayasan

Dewan Penasehat :

Rumsinah

Halimah Pane

Dewan Pembina

Asep Maulana Yusuf, MA.

Pengasuh Pondok Pesantren

Asep Maulana Yusuf, MA.

Ketua Yayasan

Ucu Apipah, S.Pd.I

Pengurus Harian

Wahyuddin, S.Pd.I

Sekretaris Umum :

Nis Mulyanis, S.Pd

Bendahara Umum:

Lilis Maulida, S.Th.I

Ketua Bidang Pendidikan

Roiyah, S.Pd.I

Ketua Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan

Denden Syarif Hidayatullah

Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat

Marni

Ketua Bidang Usaha dan Dana

Imas Masruroh

Ketua Bidang Teknologi Informasi (TI) dan penerbitan

Atep Mauludin Nurfalah

Ketua Bidang kesekretariatan

Dedeh

Ketua Bidang Zakat, Infak dan Shadaqoh

Neneng Maulani Uswatun Hasanah, S.Th.I

Ketua Bidang Rekreasi Ibadah / Pesantren Kilat Keluarga

Rusmani

Ketua Bidang Humas dan kerjasama

Lilis Maulida, S.TH.I

Ketua Bidang peribadatan, sosial dan budaya

Usdi

Penanggung Jawab Pembangunan :

Suryatin